<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress.com" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Televisi Kecil - Jogja Television Forum</title>
	<link>http://televisikecil.wordpress.com</link>
	<description>Komunitas Untuk Televisi Alternatif Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Jan 2008 08:10:34 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>id</language>
	
	<item>
		<title>Kanal 44 Jogja vs. Televisi Digital</title>
		<description>Gagasan tentang teknologi TV Digital sebagai alternatif untuk menyelesaikan keterbatasan kanal di Jogja, sebetulnya sudah diwacanakan oleh Televisiana Indonesia bersama Jogja Television Forum (JTVF) sejak akhir November 2007.


 Wacana ini didiskusikan dengan hati-hati dan cermat, dengan melihat peluang dan tantangannya yang mungkin ada dan harus dihadapi. Riset kecil-kecilan terkait kemungkinan-kemungkinan ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2008/01/31/kanal-44-jogja-vs-televisi-digital/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kanal 44, Sebuah Bola Emas bagi KPID-DIY</title>
		<description>
KONON, di dalam tubuh KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini sedang terkena bola panas Kanal 44. Setidaknya, demikian yang tersirat dan tersurat dalam tulisan Iswandi Syahputra di Harian Kompas, 21 Januari 2008.
Yang paling menarik, tulisan itu muncul dari seorang anggota komisioner KPID-DIY, dan menjadi semakin menarik, ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2008/01/31/kanal-44-sebuah-bola-emas-bagi-kpid-diy/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Simpang Siur Pemahaman Televisi Berjaringan</title>
		<description>Kesimpangsiuran pemahaman tentang Sistem Stasiun Berjaringan (SSB) ternyata menjangkiti banyak pihak, baik pihak  yang berkepentingan terhadap pelaksanaannya, maupun pihak yang berkepentingan untuk menundanya. Simpang siur pemahaman, opini dan gagasan terjadi di kalangan Pemerintah, industri TV "nasional", Komisi Penyiaran, industri TV lokal,  asosiasi, pengamat, akademisi, dsb. Seolah-olah, melaksanakan SSB sesulit meningkatkan ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2008/01/05/simpang-siur-pemahaman-televisi-berjaringan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>TransTV, KKN dan 300 TV Lokal Indonesia</title>
		<description>Dengan jumlah kanal frekuensi yang terbatas, ditambah regulasi yang serba abu-abu, proses ijin pendirian sebuah stasiun televisi mudah dipahami akan menimbulkan KKN. Hanya saja, karena hanya berkaitan dengan kepentingan segelintir pihak,  KKN disini tak terlampau terekspose ke publik. 

Kasus TransTV di Purwokerto tentu bukan kasus eksklusif. Pengelola TV lain kemungkinan ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/12/30/transtv-kkn-dan-300-tv-lokal-indonesia/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Diskusi Santai dan Ngobrol Bareng Tentang Pertelevisian</title>
		<description>Sebagaimana kita ketahui ada beberapa TV lokal yang sudah beroperasi, misal : Bandung TV di Bandung, Bali TV di Bali, Riau TV di Pekanbaru Riau, Jogja TV di DIY, TA-TV di Solo dan diberbagai daerah lainnya. Belum lagi keberadaan televisi lokal lainnya yang belum terdata sama sekali. Dapat dibayangkan betapa ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/12/27/diskusi-santai-dan-ngobrol-bareng-tentang-pertelevisian/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Get TV on your Mobile Phone</title>
		<description>"Portable TV sets" that worked in the traditional analogue TV network were introduced on the market a long time ago, but the quality of the image was not sufficiently good for mobile use. What was needed is digital TV technology that took into account the special requirements of a small ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/10/26/get-tv-on-your-mobile-phone/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Digital Video Broadcasting &#8211; Handheld</title>
		<description>DVB-H is gaining a very strong position, especially in Europe. TV or radio are transmitted over the DVB-H in IP format (Internet Protocol), generally referred to as IPDC technology (IP Datacasting). IPDC complements the mobile phone network by adding significantly increased transmission capacity, but still one-way and timed. This technology ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/10/26/digital-video-broadcasting-handheld/</link>
			</item>
	<item>
		<title>14 Type of TV: The Variety of Television Transmission Network</title>
		<description>Craig Norris on the modern broadcast facilites (TV Technology Asia Pacific, Volume 25 Issue 4, July/August 2007): The modern broadcast facility is becoming a complex beast indeed. It isn't just the internal workings that are transforming into IT platforms as this author described. It's the distribution networks as well outside ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/10/26/14-type-of-tv-the-variety-of-television-transmission-network-2/</link>
			</item>
	<item>
		<title>KBR68H Sesalkan Tekanan Terhadap Yogya TV</title>
		<description>Siaran Pers KBR68H &#124; Jakarta , 4 Oktober 2007

Sensor oleh kelompok yang tidak toleran pada perbedaan pendapat, rupanya masih saja terjadi. Kali ini menimpa Yogya TV, stasiun televisi lokal yang berbasis di Yogyakarta.

Manajemen televisi itu, sejak 3 Oktober 2007, tidak dapat melanjutkan penayangan acara “Kongkow Bareng Gus Dur” dikarenakan situasi ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/10/06/kbr68h-sesalkan-tekanan-terhadap-yogya-tv/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Seputar Televisi Lokal [ 2 ]</title>
		<description>TV Lokal antara Wayang dan Pengobatan Alternatif : Bila diurut ke belakang, kita tahu bahwa kelahiran televisi lokal merupakan kecelakaan sejarah belaka. Sistem komunikasi Indonesia tidak ditata berdasarkan kebutuhan lokal, tetapi serba sentralisasi. Sebelas stasiun televisi kita diset sejak awal untuk bersiaran secara nasional ( Dian Wardiana Sjuchro, Kompas Jawa ...</description>
		<link>http://televisikecil.wordpress.com/2007/10/05/seputar-televisi-lokal-2/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
